Senin, 02 Maret 2009

PENGALAMAN KERJA DAN USAHA

Selain dari beberapa bidang usaha yang dimasukkan ke blog tentang usaha ini, perlu juga diberikan selingan tentang pengalaman dalam berusaha ini. Ada beberapa yang mengirimkan e-mail mempertanyakan tentang usaha yang pernah dilakukan seolah-olah penulis adalah seorang expert di bidang usaha. Sebenarnya bukan itu yang dimaksudkan, karena penulis sebenarnya hanya orang yang ingin tahu dan ingin mencoba saja. Penulis lebih senang untuk bertukar pikiran dalam masalah usaha ini atas pengalaman masing-masing, sehingga bisa di peroleh masukan di antara kedua belah pihak.

Sebelumnya penulis adalah seorang karyawan yang boleh dikatakan gagal, karena tidak pernah lebih dari 1,5 tahun bertahan dalam suatu pekerjaan. Kebetulan pula masing-masing perusahaan yang dimasuki itu berbeda-beda bidang usahanya tercatat bidang-bidang yang pernah dijalani adalah :

- Processing survey dan pemetaan di Perusahaan konsultan survey di Jakarta dan oil&gas di Surabaya
- Water Treatment bagian desain drawing dengan perusahaan dari Perancis
- Commodity Trading di perusahaan future trading stok komoditi
- Hub & Spoke LAN project di perusahaan IT untuk perbankan.
- Product manufacturing&marketing - dengan orang Swedia& Inggris
- Licensing & Consulting Investment - berhubungan dg klien2 dari Amerika, Eropa, Asia (India, Singapore, China, dll.)

terasa sulit untuk berkembang di perusahaan2 yang dimasuki tersebut apalagi sejak kebetulan bidang-bidang usaha perusahaannya bukan dalam bidang yang di pelajari di kuliah, sehingga akibatnya karena terasa tidak ada peningkatan karir, sehingga terjadi kejenuhan. Akan tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa pada setiap perusahaan tersebut menjadi suatu arena penambahan pengetahuan tersendiri bagi penulis.

Dalam pengalaman hidup pada saat itu, terdapat suatu masukan yang menjadi catatan bahwa pada saat menjadi karyawan berarti hanya bidang itu saja yang dapat dikerjakan. Tidak ada waktu untuk mencoba mengerjakan hal yang lain. Penggunaan waktu untuk yang lain juga berarti tidak memenuhi kewajiban sebagai seorang karyawan.

Karena hampir collapsnya perusahaan terakhir yang diikuti sebagai karyawan, akhirnya dengan adanya investor di buatlah perusahaan sendiri dalam bidang Investment Consultant. Dari sinilah pengalaman usaha sesungguhnya dimulai terutama dengan dikenalnya bermacam-macam pihak yang menjalankan berbagai macam usaha dari yang riil hingga yang fiktif. Semuanya itu menjadi pembelajaran tersendiri juga, sehingga kita harus lebih waspada dalam berhubungan dengan orang maupun pemilihan bidang usaha yang dijalankan. Apakah mungkin dijalankan atau tidak, membahayakan atau tidak, menguntungkan atau tidak, dll.

Akhirnya penuis mengenal sistem2 proyek yang berlaku di Indonesia, bidang-bidang konstruksi, seperti pembangunan gedung, cut&fill, pengadaan alat-alatnya, dll. konsultansi, sumber-sumber pendanaan proyek2, trading seperti batubara, lahan kelapa sawit, dll. bagaimana dalam realisasi-realisasinya lebih banyak dikenal mediator-mediator usaha daripada pelaku usaha yang sesungguhnya. Akan tetapi semuanya itu adalah suatu pembelajaran tersendiri dalam hidup dan menjadi acuan ke depan yang lebih baik.

Dari usaha bisnis konsultan investasi berkembang ke bidang konstruksi untuk pembangunan town house dan trading untuk distribusi rokok. Disamping trading-trading yang lain seperti pupuk, batubara, tembaga, scrap, H beam dll. Akan tetapi semuanya ternyata merupakan pembelajaran usaha dari Allah SWT tanpa mendapatkan hasil. Itulah ternyata seninya berusaha tidak semua yang diusahakan ada hasilnya. Akhirnya muncul prinsip utama yang harus dipegang dalam berusaha yaitu bahwa :

"Berusaha & berdoa hanya itu yg bisa kita lakukan sebagai manusia dan itu juga yg ALLAH SWT nilai. Terserah DIA apa hasil yg kita dapatkan & jangan pernah memandangnya dari kaca mata manusia ttg baik buruknya hasil tersebut karena hanya ALLAH yg tahu.."

Setelah itu dikenal usaha property, pengelolaan property dengan bekerjasama dengan pemilik tanah untuk dijual bersama-sama. Dalam hal ini menjadi suatu pembelajaran juga bahwa banyaknya pihak yang terlibat menyebabkan tidak semudah itu menjalankan suatu usaha. Terutama adanya perbedaan visi antara pemilik tanah dengan kita sebagai pelaksana property.

Demikian pengalaman usaha ini berjalan hingga akhirnya satu persatu bidang usaha yang ada di blog ini di jalankan... suatu perjalanan hidup yang bisa menjadi catatan pribadi dan juga semoga bisa menjadi pengingat bagi yang membacanya. Amin.