Bermula dari keisengan berkunjung ke kantor rekan yang bekerja sebagai Financial Konsultan di perusahaan ternama asuransi yang berkantor di Sudirman Jakarta, yang merupakan sebuah perusahaan asing yang bergerak di bidang Financial dengan jaringan yang sudah mendunia dan mempunyai jasa untuk mengelola keuangan dan menjamin (asuransi) jiwa para nasabahnya, serta kebetulan pula Saya sudah menjadi nasabah dari Perusahaan tersebut dari sejak tahun 2003 sebagai salah satu nasabah dalam hal asuransi jiwa, maka masukan dari teman tersebut agar saya berkenan masuk menjadi salah seorang Financial Consultant dari Perusahaan tersebut menarik minat saya.
Mengapa berminat? Pertanyaan yang mungkin ada di benak Pembaca ini perlu saya jawab dengan versi saya, yaitu :
1. Financial Konsultan merupakan sebuah pekerjaan yang bisa kita manaje/kelola sendiri, dalam arti kita merupakan pengusaha/bos/entrepreneur dari usaha kita sendiri tersebut. Kita bebas mengatur waktu untuk menjalankannya.
2. Target pekerjaan dan hasilnya ada pada diri kita sendiri, tetapi dengan support penuh dari Perusahaan.
3. Pekerjaan tersebut tidak memerlukan skill khusus kecuali kelebihan dalam hal kepandaian menyampaikan pengetahuan tentang kelebihan produk dan pemahaman yang dalam tentang produk itu sendiri. Akan tetapi skill tersebut bisa terus berkembang dan mendapatkan pengakuan/sertifikasi setelah kita lolos tes setifikasi AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia).
4. Pekerjaan tersebut sangat sesuai dengan saya yang sering bertemu dengan banyak pihak dalam menjalankan usaha saya yang lain. Kesempatan berdiskusi dengan mereka memberi saya kesempatan untuk menjelaskan manfaat pengelolaan financial keluarga ini.
5. Pendapatan yang diperoleh dari menjadi Financial Konsultan ini bisa tak terbatas atau sangat terbatas tergantung dari kinerja kita sendiri. Itulah prinsip dari keadilan dalam bekerja sesungguhnya, bukan hanya untuk memberi kekayaan pada pengusaha atau sebaliknya yang merugikan pengusaha karena kerja yang tidak becus tetapi tetap mengharapkan atau mewajibkan pengusaha membayar gajinya.
6. Apabila kita juga menjadi nasabah, Premi yang seharusnya harus kita bayar sebagai premi asuransi dan investasi kita yang di kelola di Perusahaan tersebut bisa kita penuhi dari hasil usaha ini sendiri.
7. Merupakan bagian dari niat untuk ibadah karena membantu menjelaskan dan mewujudkan sesuatu yang bermanfaat bagi keuangan nasabah serta keluarganya dan membawa kemapanan finansial pada banyak keluarga di Indonesia.
8. Mendapatkan pelatihan yang berjenjang sesuai kebutuhan dan level dalam menjalankan serta melaksanakan kinerjanya.
9. Pilihan atas Perusahaan pengelolaan financial ini berasal dari pengalaman pribadi sendiri, dimana sebelum mengambil keputusan menjadi nasabahnya merupakan hasil dari pembandingan dengan banyak Perusahaan asuransi yang lain, meliputi pembandingan besar premi dengan besar hasilnya (UP), Penelusuran Perusahaannya, Keuangannya, dll. Hal itu menjadi support untuk turut serta menyebarkan manfaatnya bagi orang lain.
PERENCANAAN DANA HARI TUA
Mengapa Perencanaan Dana Hari Tua harus dipersiapkan sejak dini?
FAKTA!!
Biaya Hidup Kebutuhan hidup saat ini 5 juta/bulan, dgn inflasi 10 % /tahun,20 tahun yang akan datang kebutuhan hidup menjadi Rp 33,6 juta/bulan.
Harapan Hidup Angka harapan hidup semakin tinggi --> kebutuhan pada hari tua semakin besar
Kesehatan - Kondisi kesehatan makin menurun pada usia tua
- Biaya kesehatan semakin meningkat
Kehidupan Keluarga --> apabila meninggal masih muda atau meninggal terlalu tua.
Bagaimana persiapan buat keluarga yang ditinggalkan atau dana yang dibutuhkan buat merawat yang hidup hingga usia lanjut?
Meninggal Perlu persiapan warisan untuk keluarga, belum biaya pemakaman, pelunasan hutang, dll.
Berdasar survey, HANYA 5 % orang yang mampu menyiapkan dana hari tuanya.
1 % KAYA
4 % MANDIRI
5 % TERUS BEKERJA
12 % KRISIS KEUANGAN
29 % MENINGGAL
49 % TERGANTUNG PADA KELUARGA/ANAK
(Sumber : Statistic Released by Labour Dept. of USA)
Menurut survey SOLAR*, sebagian besar responden Indonesia tidak mengetahui berapa besar uang yang harus disiapkan pada hari tuanya.
SOLAR adalah studi yang ditujukan untuk mempelajari cepatnya perubahan yang terjadi pada perilaku dan fokus perhatian para nasabah dari Asia termasuk Cina, India, Filipina, Indonesia dan Hongkong dengan cakupan topik seperti sikap dan pandangan hidup, bagaimana sudut pandang dan perilaku dalam berinvestasi, berasuransi hingga pandangan atas kemungkinan membaiknya situasi di bursa saham.
Mengapa berminat? Pertanyaan yang mungkin ada di benak Pembaca ini perlu saya jawab dengan versi saya, yaitu :
1. Financial Konsultan merupakan sebuah pekerjaan yang bisa kita manaje/kelola sendiri, dalam arti kita merupakan pengusaha/bos/entrepreneur dari usaha kita sendiri tersebut. Kita bebas mengatur waktu untuk menjalankannya.
2. Target pekerjaan dan hasilnya ada pada diri kita sendiri, tetapi dengan support penuh dari Perusahaan.
3. Pekerjaan tersebut tidak memerlukan skill khusus kecuali kelebihan dalam hal kepandaian menyampaikan pengetahuan tentang kelebihan produk dan pemahaman yang dalam tentang produk itu sendiri. Akan tetapi skill tersebut bisa terus berkembang dan mendapatkan pengakuan/sertifikasi setelah kita lolos tes setifikasi AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia).
4. Pekerjaan tersebut sangat sesuai dengan saya yang sering bertemu dengan banyak pihak dalam menjalankan usaha saya yang lain. Kesempatan berdiskusi dengan mereka memberi saya kesempatan untuk menjelaskan manfaat pengelolaan financial keluarga ini.
5. Pendapatan yang diperoleh dari menjadi Financial Konsultan ini bisa tak terbatas atau sangat terbatas tergantung dari kinerja kita sendiri. Itulah prinsip dari keadilan dalam bekerja sesungguhnya, bukan hanya untuk memberi kekayaan pada pengusaha atau sebaliknya yang merugikan pengusaha karena kerja yang tidak becus tetapi tetap mengharapkan atau mewajibkan pengusaha membayar gajinya.
6. Apabila kita juga menjadi nasabah, Premi yang seharusnya harus kita bayar sebagai premi asuransi dan investasi kita yang di kelola di Perusahaan tersebut bisa kita penuhi dari hasil usaha ini sendiri.
7. Merupakan bagian dari niat untuk ibadah karena membantu menjelaskan dan mewujudkan sesuatu yang bermanfaat bagi keuangan nasabah serta keluarganya dan membawa kemapanan finansial pada banyak keluarga di Indonesia.
8. Mendapatkan pelatihan yang berjenjang sesuai kebutuhan dan level dalam menjalankan serta melaksanakan kinerjanya.
9. Pilihan atas Perusahaan pengelolaan financial ini berasal dari pengalaman pribadi sendiri, dimana sebelum mengambil keputusan menjadi nasabahnya merupakan hasil dari pembandingan dengan banyak Perusahaan asuransi yang lain, meliputi pembandingan besar premi dengan besar hasilnya (UP), Penelusuran Perusahaannya, Keuangannya, dll. Hal itu menjadi support untuk turut serta menyebarkan manfaatnya bagi orang lain.
PERENCANAAN DANA HARI TUA
Mengapa Perencanaan Dana Hari Tua harus dipersiapkan sejak dini?
FAKTA!!
Biaya Hidup Kebutuhan hidup saat ini 5 juta/bulan, dgn inflasi 10 % /tahun,20 tahun yang akan datang kebutuhan hidup menjadi Rp 33,6 juta/bulan.
Harapan Hidup Angka harapan hidup semakin tinggi --> kebutuhan pada hari tua semakin besar
Kesehatan - Kondisi kesehatan makin menurun pada usia tua
- Biaya kesehatan semakin meningkat
Kehidupan Keluarga --> apabila meninggal masih muda atau meninggal terlalu tua.
Bagaimana persiapan buat keluarga yang ditinggalkan atau dana yang dibutuhkan buat merawat yang hidup hingga usia lanjut?
Meninggal Perlu persiapan warisan untuk keluarga, belum biaya pemakaman, pelunasan hutang, dll.
Berdasar survey, HANYA 5 % orang yang mampu menyiapkan dana hari tuanya.
1 % KAYA
4 % MANDIRI
5 % TERUS BEKERJA
12 % KRISIS KEUANGAN
29 % MENINGGAL
49 % TERGANTUNG PADA KELUARGA/ANAK
(Sumber : Statistic Released by Labour Dept. of USA)
Menurut survey SOLAR*, sebagian besar responden Indonesia tidak mengetahui berapa besar uang yang harus disiapkan pada hari tuanya.
SOLAR adalah studi yang ditujukan untuk mempelajari cepatnya perubahan yang terjadi pada perilaku dan fokus perhatian para nasabah dari Asia termasuk Cina, India, Filipina, Indonesia dan Hongkong dengan cakupan topik seperti sikap dan pandangan hidup, bagaimana sudut pandang dan perilaku dalam berinvestasi, berasuransi hingga pandangan atas kemungkinan membaiknya situasi di bursa saham.
Apabila Anda berminat untuk mengkonsultasikan perencanaan masa depan Anda, atau bahkan berniat pula untuk menjadi Financial Consultant, silahkan hubungi saya Prast telp : 021-33749935, atau e-mail agassti@yahoo.com.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar