Rabu, 17 Desember 2008

Property Manajemen

Sekarang, dulu maupun nanti, apapun kondisinya, kebutuhan akan tempat tinggal akan selalu tetap ada, apalagi tempat tinggal merupaan kebutuhan yang bersifat primer bagi manusia. Segala cara diusahakan agar manusia memiliki rumah atau tempat tinggal ini. Oleh karena itu bisnis yang bergerak dalam usaha poperty ini, apabila bisa tepat menentukan dalam masalah waktu, kelas bangunan, tipe/model rumah dan konsumen yang dibidik, akan mendapatkan respon yang bagus dari konsumen dan mendapatkan pasarnya sendiri.

Disamping itu, orang-orang yang memiliki tanah yang merupakan aset pribadi maupun keluarganya juga masih banyak. Kebanyakan dari mereka ada yang kesulitan untuk menjual tanah mereka dalam kondisi apa adanya, terutama karena harganya biasanya rendah (walaupun sudah lebih tinggi dari waktu belinya akan tetapi secara ekonomis ditawar tidak sesuai dengan sekitarnya) dan ditawar dengan apa adanya atau bahkan di bawah harga NJOP di wilayah tersebut.

Karena itu penggabungan atas kedua pelaku property tersebut (pengusaha perumahan (developer) dan pemilik tanah), akan dapat menghasilkan suatu kerjasama yang saling menguntungkan diantara kedua belah pihak dikarenakan kemanfaatan yang bisa diambil.

Perkembangan dunia property sangat maju pesat belakangan ini dengan tema-tema perumahan yang beraneka ragam. Pemilihan pasar yang akan dibidik amat menentukan dalam perkembangan property ini selanjutnya. Karena sesuatu hal yang sangat perlu dicatat adalah apapun usahanya yang penting adalah marketnya.

Penguasaan atas jalur perijinan (sehingga bisa menekan cost), legalitas tanah, pendanaan, dan supportingnya seperti pemenuhan listrik dan telepon, akan sangat berperan dalam kelancaran usaha ini nantinya terutama dalam usaha menjaring konsumen.

Silahkan kunjungi blog khususnya yaitu http://clarysaproperty.blogspot.com untuk mendapatkan informasi tentang salah satu usaha property yang telah dijalankan dari beberapa usaha property yang lain.

Tidak ada komentar: